super junior

super junior

Jumat, 26 Oktober 2012

LOVE, MUSIC & HOT CHOCOLATE EP 7


Tittle : Love, Music, & Hot chocolate
Author : Piet ~kyupiet~ / @park_kyupiet90(twitter)
Genre : Friendship, Love, Comedy, khayalan tingkat dewa & GaJeS
Cast : Shiroi Ayame (Aya)/ Park Aya (anggap saja dirimu), Cho Kyuhyun (Kyuhyun), Kim Jong Woon (Yesung), other cast.

BOLEH DIBACA, TIDAK UNTUK DIBAJAK. JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR^^.
GOMAWO

#Love, Music, & Hot chocolate (episode 7: spy).

aya pov

CITTTTTTT, suara mobil


“AWAS”, teriak seseorang sambil menarik tanganku. aku terkejut sekali saat tiba2 ada mobil yg hampir
menabrakku, mobil itu berhenti sebentar & kabur. “kau tidak apa2, apa kau terluka”, tanyanya. aku menoleh
ke arah si penolong. “ yesung oppa”, aku melihatnya dengan ekspresi yg tidak ku mengerti. takut, terkejut &
kalut, itu yg kurasakan sekarang.

“aku tidak apa2 aya-ah”, tanya yesung. “naega gwenjhanayo, geogjeongmasaeyo (aku baik-baik saja,
jangan khawatir)”, kataku. aku langsung memeluknya. dia mengusap kepalaku, “sudah jangan khawatir ada
aku disini. aku mulai menangis karena perasaan takut.

di taman kota,

“kau masih terkejut gara2 peristiwa tadi”, kata yesung mengkagetkanku. “ini makanlah ice cream ini, supaya
hatimu tenang”, katanya sambil duduk disebelahku. “aku hanya sedikit terkejut, saat tiba2 mobil itu hampir
menabrakku”, kataku sedih. “sepertinya itu disengaja, apa kau punya musuh aya”, tanyanya selidik. “ani
oppa, aku sudah lama vakum dari dunia keartisan ini. & aku juga bukan tipe orang yg suka mencari gara2
terhadap orang lain”, kataku menjelaskan. yesung memegang tanganku, “sudah jangan khawatir”, katanya
menenangkan. “ada orang yg ingin menabrakku”, batinku.

aya pov end

Yesung pov

mendengar penjelasan aya, “aku tau dia bukan tipe orang yg suka menyakiti orang lain, ekspresinya saat di
studio pemotretan tidak menunjukan kalau dia mengincar sesuatu”, batin yesung. aku memegang tangannya, 
“sudah jangan khawatir”, kataku menenangkannya. kulihat dia menyandarkan kepalanya di bahuku. aku
berubah menjadi salah tingkah. “ehemmm”, dehemku. “mian oppa”, katanya melepas tangan & kepalanya.
kami pun hanya tertawa.

“KRUKKKKK”, suara perut kelaparan. “kau lapar aya-ah”, tanyaku menahan tawa. wajah aya memerah
seperti kepiting rebus. “ayo kita cari makan”, ajakku. “kita pulang saja oppa”, katanya. “ayolah”, aku
menarik tangannya. “tunggu, oppa”, cegahnya. “pakailah syal ini”, katanya sambil memakaikan syal di
leherku. wajah kami bertemu hanya berjarak beberapa centi. “deg deg deg”, suara jantungku tak karuan.
“oppa kenapa wajahmu memerah?”, tanyanya. “aku hanya kedinginan”, kataku berbohong. dia hanya
tersenyum manis. membuat jantungku tak karuan lagi.

“k k kau ingin makan apa?”, tanyaku. “oppa, kenapa tegang sekali sekali”, tanyanya menggoda. “ani, apa
kau menggodaku?”, aku balik bertanya. dia malah tertawa. “kau mau makan Dak Gang Jung “, tawarku. “ani
oppa, aku tidak makan berbau daging2 apa itu daging ayam atau sapi dll”, kata aya. “kau vegetarian”,
kataku setengah kaget. “ehm, dikatakan vegetarian sich gak juga ya oppa, aku masih makan ikan apa telur
begitu”, katanya menjelaskan dengan wajah aegyo nya.

“kalo gitu kita cari restoran khusus vegetarian saja kalau gitu”, kataku. “emang oppa tau”, katanya balik
bertanya. “sudahlah”, aku menarik tanganya & pergi dari taman itu, sebelum orang2 menyadari ada seorang
yesung menggandeng seorang wanita.

yesung pov end.

author pov

namja & yeoja ini tidak tahu kalau mereka diikuti seseorang dibelakangnya. “apaan sich, apa mereka
berkencan?”, kata batin namja itu. “sepertinya mereka mau pergi”, kata namja satunya lagi.

sesampainya di restoran.

“tuchkan, aku bilang apa? disini ada restoran khus vegetarian”, kata yesung bangga. “ya... oppa, iya2 aku
percaya”, kata aya kesal. “kajja, kita masuk”, ajak yesung.

“oh, ternyata mereka mau makan”, kata namja. “restoran vegetarian, emangnya hyung seorang vegetarian
sekarang”, kata namja satunya polos. “ssstttsss”, jangan berisik kata namja pertama. “ne~ ne~ aku diam,
ayo kita masuk. aku penasaran sepertinya mereka terlihat seperti orang berkencan”, kata namja kedua.

setelah yesung & aya masuk, namja pertama & kedua ikutan masuk, berlagak seperti mata2. “kita duduk
disini saja hyung”, kata namja pertama. “okey, darisini kita lihat mereka sedang melakukan apa?’, kata
namja kedua.

“maaf tuan, anda mau pesan apa?’, sapa pelayan. “sebentar”, kata namja pertama. si pelayan bingung.
“pesan Jajangmyeon dua”, kata namja kedua. “baik tuan”, kata pelayan itu pergi. “lihat2 hyung
mereka, mereka berdua tertawa”, kata namja pertama. “kau seperti anak kecil saja”, kata namja
kedua. namja pertama kesal dibuatnya.

author pov end

yesung pov

Eoseo osipsio. Myeotppunisijiyo ? (Selamat datang. Berapa orang?)”, sapa pelayan. “Du myeong-ieyo.
(dua orang) “, kata ku. “Ijjogeuro anjeusipsiyo (Silahkan duduk di sini)”, kata pelayan itu. “Menyu yeogi
isseumnida (Ini daftar masakannya)”, katanya lagi.   “gamshahamnida”, kata aya.

“mau pesan apa?”, tanyaku. “pesan gimbap aja oppa”, kata aya. “aku ramyeon saja”, kataku. “minumnya,
teh hijau saja”, kataku lagi. “tolong tunggu sebentar”, pelayan itu mengangguk & pergi. “suasananya nyaman
sekali ya oppa?”, kata aya polos. “ne~ (aku mengangguk), wae kamu bisa sendirian, mana managermu?”,
tanyaku. “katanya dia ada urusan oppa, dia meninggalkanku sendirian, padahal aku sudah lama tidak tinggal
disini, mana aku hapal semua jalan disini, tadi juga ada yg mau menabrakku, akh... aku bisa gila”, kata aya
berbicara tanpa jeda. “apa kau masih bisa bernapas?”, tanyaku yg kaget dengan cara bicara aya. “oppa, kau
menggodaku”, katanya memukul bahuku. “appo”, kataku meringis. dia malah melihatku dengan tatapan
jengkel, aku ingin tertawa.

“oppa juga, kenapa bisa ada didekatku pas kejadian tadi”, tanyanya selidik. “oppa, mengikutiku ya?”,
katanya menggoda. “kau terlihat seperti anak hilang”, balasku. “ya.. oppa”, katanya dengan nada tinggi. tak
lama berselang makanan yg mereka makan datang. “mogeupsida (ayo makan)”, ajakku. kamipun makan
bersama.

di apartemen/dorm

“gomawo oppa, sudah mentraktirku makan”, kata aya. “ne~ cheonma”, kataku. “aku pulang dulu ya”, kata
ku lagi. dia hanya mengangguk. “masuklah, kau masuk aku baru pulang”, kataku lagi. dia pun masuk ke
apartemennya. aku pun beranjak pergi ke dorm yg satu lantai diatasnya. “hei kalian berdua tidak capek apa,
mengikuti kami berdua, keluarlah”, kataku pada seseorang. “hyung”, kata kedua namja yg mengikuti ku.
“kyuhyun & ryeowook, apa kalian tidak punya kerjaan, sampai mengikuti kami seperti mata2”, kata ku to
the point. “mianhae hyung”, ucap mereka berdua menyesal.

yesung pov end

kyuhyun pov

“mianhae”, kataku menyesal. “sial, ketahuan”, kataku dalam hati. “ayo pulang”, ajak yesung. aku &
ryeowook hyung mengikuti dari belakang. “sial aura ini makin lama makin mematikan saja”, kataku kesal
dalam hati.

“brakkk”, suara pintu ku banting.

“wae, kyu-ah”, tanya sungmin kaget didalam kamar. “hyung, kau sudah pulang”, kata ku. “ne~, hari ini aku
lagi agak gak enak badan”, kata sungmin memelas. “ehm, mian hyung td buat sedikit keributan”, kataku.
“kau habis darimana?”, tanyanya. “menjadi mata2”, kataku berbisik. “mwo”, kata sungmin yg tak bisa
mendengar perkataan kyuhyun. “sudahlah hyung, aku mau mandi dulu”, kataku pergi.

“OMO, hyung kau mengkagetkanku”, kataku kaget melihat yesung didepan kamar. “aku ingin bicara
padamu kyu”, kata yesung. “mwo, bicara padaku hyung”, kataku. “ne~ ayo kita ke atap”, ajak yesung.
akupun mengikutinya

kyuhyun pov end

TBC



Tidak ada komentar:

Posting Komentar