Tittle : Love, Music, & Hot chocolate
Author : Piet ~kyupiet~ / @park_kyupiet90(twitter)
Genre : Friendship, Love, Comedy, khayalan tingkat dewa & GaJeS
Cast : Shiroi Ayame (Aya)/ Park Aya (anggap saja dirimu), Cho Kyuhyun (Kyuhyun), Kim Jong Woon (Yesung), other cast.
BOLEH DIBACA, TIDAK UNTUK DIBAJAK. JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR^^.
GOMAWO
#Love, Music, & Hot chocolate (episode 7: spy).
aya pov
CITTTTTTT, suara mobil
#Love, Music, & Hot chocolate (episode 7: spy).
aya pov
CITTTTTTT, suara mobil
“AWAS”, teriak seseorang sambil menarik tanganku. aku
terkejut sekali saat tiba2 ada mobil yg hampir
menabrakku, mobil itu berhenti
sebentar & kabur. “kau tidak apa2, apa kau terluka”, tanyanya. aku menoleh
ke arah si penolong. “ yesung oppa”, aku melihatnya dengan ekspresi yg tidak ku
mengerti. takut, terkejut &
kalut, itu yg kurasakan sekarang.
“aku tidak apa2 aya-ah”, tanya yesung. “naega gwenjhanayo,
geogjeongmasaeyo (aku baik-baik saja,
jangan khawatir)”, kataku. aku langsung
memeluknya. dia mengusap kepalaku, “sudah jangan khawatir ada
aku disini. aku
mulai menangis karena perasaan takut.
di taman kota,
“kau masih terkejut gara2 peristiwa tadi”, kata yesung
mengkagetkanku. “ini makanlah ice cream ini, supaya
hatimu tenang”, katanya
sambil duduk disebelahku. “aku hanya sedikit terkejut, saat tiba2 mobil itu
hampir
menabrakku”, kataku sedih. “sepertinya itu disengaja, apa kau punya
musuh aya”, tanyanya selidik. “ani
oppa, aku sudah lama vakum dari dunia
keartisan ini. & aku juga bukan tipe orang yg suka mencari gara2
terhadap
orang lain”, kataku menjelaskan. yesung memegang tanganku, “sudah jangan
khawatir”, katanya
menenangkan. “ada orang yg ingin menabrakku”, batinku.
aya pov end
Yesung pov
mendengar penjelasan aya, “aku tau dia bukan tipe orang yg
suka menyakiti orang lain, ekspresinya saat di
studio pemotretan tidak
menunjukan kalau dia mengincar sesuatu”, batin yesung. aku memegang tangannya,
“sudah jangan khawatir”, kataku
menenangkannya. kulihat dia menyandarkan kepalanya di bahuku. aku
berubah
menjadi salah tingkah. “ehemmm”, dehemku. “mian oppa”, katanya melepas tangan
& kepalanya.
kami pun hanya tertawa.
“KRUKKKKK”, suara perut kelaparan. “kau lapar aya-ah”,
tanyaku menahan tawa. wajah aya memerah
seperti kepiting rebus. “ayo kita cari
makan”, ajakku. “kita pulang saja oppa”, katanya. “ayolah”, aku
menarik
tangannya. “tunggu, oppa”, cegahnya. “pakailah syal ini”, katanya sambil
memakaikan syal di
leherku. wajah kami bertemu hanya berjarak beberapa centi. “deg
deg deg”, suara jantungku tak karuan.
“oppa kenapa wajahmu memerah?”, tanyanya.
“aku hanya kedinginan”, kataku berbohong. dia hanya
tersenyum manis. membuat
jantungku tak karuan lagi.
“k k kau ingin makan apa?”, tanyaku. “oppa, kenapa tegang
sekali sekali”, tanyanya menggoda. “ani, apa
kau menggodaku?”, aku balik
bertanya. dia malah tertawa. “kau mau makan Dak
Gang Jung “, tawarku. “ani
oppa, aku tidak makan berbau daging2
apa itu daging ayam atau sapi dll”, kata aya. “kau vegetarian”,
kataku setengah
kaget. “ehm, dikatakan vegetarian sich gak juga ya oppa, aku masih makan ikan
apa telur
begitu”, katanya menjelaskan dengan wajah aegyo nya.
“kalo gitu kita cari restoran khusus vegetarian saja kalau
gitu”, kataku. “emang oppa tau”, katanya balik
bertanya. “sudahlah”, aku
menarik tanganya & pergi dari taman itu, sebelum orang2 menyadari ada
seorang
yesung menggandeng seorang wanita.
yesung pov end.
author pov
namja & yeoja ini tidak tahu kalau mereka diikuti
seseorang dibelakangnya. “apaan sich, apa mereka
berkencan?”, kata batin namja
itu. “sepertinya mereka mau pergi”, kata namja satunya lagi.
sesampainya di restoran.
“tuchkan, aku bilang apa? disini ada restoran khus vegetarian”,
kata yesung bangga. “ya... oppa, iya2 aku
percaya”, kata aya kesal. “kajja,
kita masuk”, ajak yesung.
“oh, ternyata mereka mau makan”, kata namja. “restoran
vegetarian, emangnya hyung seorang vegetarian
sekarang”, kata namja satunya
polos. “ssstttsss”, jangan berisik kata namja pertama. “ne~ ne~ aku diam,
ayo
kita masuk. aku penasaran sepertinya mereka terlihat seperti orang berkencan”,
kata namja kedua.
setelah yesung & aya masuk, namja pertama & kedua
ikutan masuk, berlagak seperti mata2. “kita duduk
disini saja hyung”, kata
namja pertama. “okey, darisini kita lihat mereka sedang melakukan apa?’, kata
namja kedua.
“maaf tuan, anda mau pesan apa?’, sapa pelayan. “sebentar”,
kata namja pertama. si pelayan bingung.
“pesan Jajangmyeon
dua”, kata namja kedua. “baik tuan”, kata pelayan itu pergi. “lihat2 hyung
mereka, mereka berdua tertawa”, kata namja pertama. “kau seperti anak kecil
saja”, kata namja
kedua. namja pertama kesal dibuatnya.
author pov end
yesung
pov
“Eoseo osipsio. Myeotppunisijiyo ? (Selamat
datang. Berapa orang?)”, sapa pelayan. “Du myeong-ieyo.
(dua orang) “,
kata ku. “Ijjogeuro anjeusipsiyo (Silahkan duduk di sini)”, kata pelayan itu. “Menyu
yeogi
isseumnida (Ini daftar masakannya)”, katanya lagi. “gamshahamnida”, kata aya.
“mau pesan apa?”, tanyaku. “pesan gimbap aja
oppa”, kata aya. “aku ramyeon saja”, kataku. “minumnya,
teh hijau saja”, kataku
lagi. “tolong tunggu sebentar”, pelayan itu mengangguk & pergi. “suasananya
nyaman
sekali ya oppa?”, kata aya polos. “ne~ (aku mengangguk), wae kamu bisa
sendirian, mana managermu?”,
tanyaku. “katanya dia ada urusan oppa, dia
meninggalkanku sendirian, padahal aku sudah lama tidak tinggal
disini, mana aku
hapal semua jalan disini, tadi juga ada yg mau menabrakku, akh... aku bisa gila”,
kata aya
berbicara tanpa jeda. “apa kau masih bisa bernapas?”, tanyaku yg kaget
dengan cara bicara aya. “oppa, kau
menggodaku”, katanya memukul bahuku. “appo”,
kataku meringis. dia malah melihatku dengan tatapan
jengkel, aku ingin tertawa.
“oppa juga, kenapa bisa ada didekatku pas
kejadian tadi”, tanyanya selidik. “oppa, mengikutiku ya?”,
katanya menggoda. “kau
terlihat seperti anak hilang”, balasku. “ya.. oppa”, katanya dengan nada
tinggi. tak
lama berselang makanan yg mereka makan datang. “mogeupsida (ayo
makan)”, ajakku. kamipun makan
bersama.
di apartemen/dorm
“gomawo oppa, sudah mentraktirku makan”,
kata aya. “ne~ cheonma”, kataku. “aku pulang dulu ya”, kata
ku lagi. dia hanya
mengangguk. “masuklah, kau masuk aku baru pulang”, kataku lagi. dia pun masuk
ke
apartemennya. aku pun beranjak pergi ke dorm yg satu lantai diatasnya. “hei
kalian berdua tidak capek apa,
mengikuti kami berdua, keluarlah”, kataku pada
seseorang. “hyung”, kata kedua namja yg mengikuti ku.
“kyuhyun & ryeowook,
apa kalian tidak punya kerjaan, sampai mengikuti kami seperti mata2”, kata ku
to
the point. “mianhae hyung”, ucap mereka berdua menyesal.
yesung pov end
kyuhyun
pov
“mianhae”, kataku menyesal. “sial, ketahuan”,
kataku dalam hati. “ayo pulang”, ajak yesung. aku &
ryeowook hyung
mengikuti dari belakang. “sial aura ini makin lama makin mematikan saja”,
kataku kesal
dalam hati.
“brakkk”, suara pintu ku banting.
“wae, kyu-ah”, tanya sungmin kaget didalam
kamar. “hyung, kau sudah pulang”, kata ku. “ne~, hari ini aku
lagi agak gak
enak badan”, kata sungmin memelas. “ehm, mian hyung td buat sedikit keributan”,
kataku.
“kau habis darimana?”, tanyanya. “menjadi mata2”, kataku berbisik. “mwo”,
kata sungmin yg tak bisa
mendengar perkataan kyuhyun. “sudahlah hyung, aku mau
mandi dulu”, kataku pergi.
“OMO, hyung kau mengkagetkanku”, kataku
kaget melihat yesung didepan kamar. “aku ingin bicara
padamu kyu”, kata yesung.
“mwo, bicara padaku hyung”, kataku. “ne~ ayo kita ke atap”, ajak yesung.
akupun
mengikutinya
kyuhyun pov end
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar